Tuesday, April 16, 2013
JIKA AKU MENJADI BUPATI KOTIM
JIKA AKU MENJADI BUPATI KOTIM
Bupati adalah seorang pemimpin suatu daerah
atau kabupaten kota yang mana tugas bupati sangat mulia yaitu mengatur,
memimpin, mengelola aset daerah yang dia pimpin untuk kemakmuran rakyat, tidak
sedikit orang yang memiliki cita-cita ingin menjadi seorang bupati, yang ingin
memimpin suatu daerah yang bertujuan untuk kemakmuran rakyat.
Tapi sayang, Sangat menyedihkan melihat kenyataan-kenyataan ini. Sebuah Kabupaten yang memiliki sumber daya alam luar biasa besarnya
ternyata tidak dapat memanfatkan kekayaan alamnya tesebut. Sangat ironis, bukan
kita yang menikmati manisnya sumber daya alam yang berlimpah malah justru para
investor-investor asing yang mengeruk kekayaan kita. beberapa investor asing yang berpesta pora menikmati gurihnya
kekayaaan alam kita.
Apasih yang anda lakukan jika menjadi seorang
bupati? Tentu pertanyaan ini dapat dijawab, setiap orang pasti mempunyai misi
dan visi tersendiri.
Jika
Aku Menjadi Bupati Kotim…????
Hal pertama yang saya lakukan turun langsung
kemasyarakat, melihat sendiri permasalahan yang timbul dan dihadapi masyarakat.
Mampu mengurangi pengangguran dengan membuka
lapangan kerja seluas-luasnya untuk penduduk daerah asli atau putra daerah.
Bekerja sama dengan perusahaan Swasta dalam
membuka lapangan kerja di daerah yang dipimpin.
Tidak menutup mata dan telingan terhadap
teriakan rakyat yang meminta hak dan kewajiban sebagai warga.
Lebih mementingkan kepentingan Umum dari pada
kepentingan pribadi.
Saya akan berusaha Meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat,
terutama di daerah-daerah yang belum berkembang. Beberapa hal yang bisa
dilakukan dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi antara lain : memotivasi dan
mentoring kepada generasi muda untuk menjadi pengusaha kecil, pendampingan bagi
pengusaha kecil, pelatihan peluang ekonomi kreatif, mengoptimalkan potensi
wisata, optimalisasi potensi komoditi.
Dalam dunia pendidikan saya ingin melakukan pemilahan secara fokus
dunia pendidikan menengah dengan 3 orientasi dasar; pendidikan calon ilmuwan,
pekerja, dan wirausaha. Dengan prioritas utama tetap melakukan peningkatan
kualitas guru, metode pembelajaran, serta peningkatan peluang mendapatkan
pendidikan bagi seluruh masyarakat. Karena yang saya ketahui sekarang
sebagian guru hanya memberikan pengajaran sekedarnya terlebih pada SD, SMP dan
SMU swasta. khususnya di kota sampit dan sekitarnya (kotawaringin timur).
TEGAS KATAKAN TIDAK PADA TIKUS
BERDASI !!!!!!!!
Tidak
pada korupsi!!! Korupsi adalah musuh utama yang harus diberantas, karena
korupsi adalah maling yang propesional yang menggorogoti ibarat rayab
yang memakan kayu, semakin lama kayu itu semakin habis dan dapat merugikan
orang lain, begitulah hal yang dapat diibaratkan pada korupsi. Siapa yang menjadi korban
, banyak korban-korban dari ketidak jujuran tikus berdasi yang awalnya
dipercaya rakyat menjadi pemimpin, tapi akhirnya dapat menjatuhkan rakyat itu
sendiri. Tidak peduli lagi terhadap nasip rakyat, apabila penyakit tikus
berdasi itu sudah menyerang maka akhlak pun hancur harga diri diperjualkan demi
meraup rupiah dari keringat rakyat miskin yang tidak tau apa-apa
dari pemimpin yang dia agung-agungkan yang diharapkan dapat membawa perubahan
bagi kemakmuran rakyat.
MEMBENTUK AKHLAK YANG BAIK SEBAGAI
JIWA YANG BERSIH…
Pemimpin
yang mempunyai akhlak yang bersih tentunya akan membawa suatu daerah yang
dipimpinnya akan menjadi lebih baek, lebih maju dan menciptakan sistem
kepemimpinan yang bersih, pro kepada rakyat miskin, mendengarkan keluhan dan
aspirasi yang diinginkan rakyat, mampu menciptakan kedamaian dan menciptakan
keharmonisan dalam suatu lingkup pemerintahan yang bersih.
Marilah kita bersama-sama membumikan slogan KOTIM bangkit. Mewujudkan
slogan tersebut dengan tindakan nyata untuk bangkit dari berbagai keterpurukan.
Dengan demikian tidak sia-sia pemerintah mengeluarkan biaya yang sangat besar
pada saat mencanangkan Indonesia bangkit. Tulisan ini ditutup dengan potongan
terakhir puisi bangkit Deddy Mizwar yaitu Bangkit itu aku.....untuk
Indonesia.
Sunday, April 14, 2013
Tuesday, April 9, 2013
HAL-HAL YANG BERTENTANGAN DENGAN SILA PANCASILA
HAL-HAL
YANG BERTENTANGAN DENGAN SILA PANCASILA
v IDEOLOGI
PANCASILA
Ideologi
dapat diartikan sebagai ajaran, doktrin, atau ilmu yang diyakini kebenarannya,
disusun secara sistematis, dan diberi petunjuk pelaksanaanya dalam menanggapi
dan menyelesaikan masalah yang ada dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan
bernegara.
Ideologi
dipergunakan untuk segala kelompok cita-cita, nila-nilai dasar, dan
keyakinan-keyakinan yang mau dijunjung tinggi sebagai pedoman normatif. Dalam
arti sempit Ideologi adalah gagasan-gagasan atau teori yang menyeluruh tentang
makna hidup dan nilai-nilai yang mau menentukan dengan mutlak bagaimana manusia
harus hidup dengan bertindak.
1.
Ketuhanan
Yang Maha Esa
a. Bom
Bali
Aksi pengeboman di Bali pada
tahun 2002 tidak sesuai dengan yang digariskan. Yaitu, untuk membalas dendam
umat Islam yang tewas di Palestina. Aksi ini sangat bertetangan dengan sila
Panca Sila pertama
b. Bom
Bunuh Diri di Solo
Dimanakah
kebebasan beragama yang tercantum dalam sila pertama tersebut? Mengingat
kejadian bom bunuh diri yang menimpa
Gereja Bethel Injil Sepenuh di Solo. Inti persoalan adalah saling tidak
menghormati dan menghargai antar umat beragama.
2. Kemanusiaan
Yang Adil dan Beradab
Adil dan beradabkah?
Mengingat kerusuhan-kerusuhan antar suku yang sering terjadi, tawuran antar
pelajar, yang jelas-jelas disekolah diajarkan adab dan sopan santun
3.
Persatuan Indonesia
a.
Papua
Keluar dari NKRI
KETUA
Solidaritas Kemanusiaan untuk Papua, Frans Tomoki meminta agar Presiden Susilo
Bambang Yudhoyono (SBY) bertanggung jawab atas pelanggaran HAM di Papua. Jika
Pemerintahan SBY-Boediono ini tidak bertanggung jawab, maka ia mengancam akan
keluar dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Kami ingin Papua berdiri di atas kakinya sendiri untuk menantukan nasib rakyatnya. Kalau pemerintah tidak memperhatikan kami, biarkan kami keluar dari NKRI,” kata Frans saat jumpa pers di Kontras, Jakarta,
“Kami ingin Papua berdiri di atas kakinya sendiri untuk menantukan nasib rakyatnya. Kalau pemerintah tidak memperhatikan kami, biarkan kami keluar dari NKRI,” kata Frans saat jumpa pers di Kontras, Jakarta,
4. Kerakyatan
yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan dan Perwakilan.
Eksploitasi
lingkungan yang selama ini terjadi, rakyat kecil selalu menjadi korban. Sederet
catatan masalah lingkungan terbukti tak banyak memihak rakyat kecil. Kasus Lapindo yang berlarut-larut hingga
kini belum menunjukkan hasil yang memuaskan rakyat kecil. Sejumlah pelanggaran
HAM juga terjadi. Demikian pula perusakan hutan akibat penebangan liar (illegal
logging) di berbagai tempat di tanah air, yang menerima dampak buruknya adalah
rakyat kecil.
Rakyat Kecil yang
menjadi korban dari kerusakan lingkungan hidup mungkin hanya bisa berteriak,
dengan melakukan aksi-aksi yang
spontanitas, seperti berunjuk rasa,mogok makan, sabotase instalasi perusahaan
dimana dan lain sebagainya. Pengetahuan rakyat kecil akan ilmu Hukum
lingkungan tidak dimiliki oleh mereka, penegakan Hukum lingkungan oleh aparat
penegak hukum yang hanya bisa diam jika dari perusahaan yang melakukan
kerusakan lingkungan memberikan sejumlah imbalan untuk menghentikan perkara
atau dengan cara-cara busuk lainnya seperti menggunakan kekuasaan .
Lihat saja, kasus pencemaran teluk buyat, lumpur lapindo
dan masih banyak kasus yang samapai sekarang tidak dapat terselesaikan.
5. Keadilan
Social Bagi Seluruh Rakyat Indonesia
a.
Kasus Nenek
Minah
Kasus Nenek
Minah asal Banyumas yang divonis 1,5 bulan kurungan adalah salah satu contoh
ketidakadilan hukum di Indonesia. Kasus ini berawal dari pencurian 3 buah kakao
oleh Nenek Minah. Saya setuju apapun yang namanya tindakan mencuri adalah
kesalahan. Namun demikian jangan lupa hukum juga mempunyai prinsip kemanusiaan.
Masak nenek-nenek kayak begitu yang buta huruf dihukum hanya karena
ketidaktahuan dan keawaman Nenek Minah tentang hukum.
Sangat
mudah menjerat hukum terhadap Nenek Minah, gampang sekali menghukum seorang
yang hanya mencuri satu buah semangka, begitu mudahnya menjebloskan ke penjara
suami-istri yang kedapatan mencuri pisang karena keadaan kemiskinan. Namun
demikian sangat sulit dan sangat berbelit-belit begitu akan menjerat para
koruptor dan pejabat yang tersandung masalah hukum di negeri ini. Ini sangat
diskriminatif dan memalukan sistem hukum dan keadilan di Indonesia. Apa bedanya
seorang koruptor dengan mereka-mereka itu?.
Saya
tidak membenarkan tindakan pencurian oleh Nenek Minah dan mereka-mereka yang
mempunyai kasus seperti Nenek Minah. Saya juga tidak membela perbuatan yang
dilakukan oleh Nenek Minah dan mereka-mereka itu. Tetapi dimana keadilan hukum
itu? Dimana prinsip kemanusian itu?. Seharusnya para penegak hukum mempunyai
prinsip kemanusiaan dan bukan hanya menjalankan hukum secara positifistik.
Tuesday, November 27, 2012
Saturday, November 10, 2012
Wednesday, October 24, 2012
Subscribe to:
Posts (Atom)


