Thursday, May 1, 2014
Thursday, May 23, 2013
Satu Hari Surganya Anak Jalanan Sampit
Satu
Hari Surganya Anak Jalanan Sampit
Bersama UNDA(Universitas Darwan Ali) Sampit
Keberadaan
anak jalanan di Kota Sampit biasanya menajdi kendala tersendiri bagi kehidupan
masyarakat. Anak jalanan sering diasumsikan sebagai kelompok yang penuh dengan
tindak kriminalitas. Bahkan mereka sering dijadikan kambing hitam atas
kerawanan di suatu wilayah. anak-anak di bawah 16 tahun yang
menggunakan sebagian besar waktunya untuk bekerja di jalanan. Alasan mereka
kenapa memilih jalanan sebagai tempat bekerja, karena mereka termotivasi oleh
kondisi ekonomi dan problem keluarga.
Mereka memilih
menekuni kehidupan sebagai anak jalanan yang sarat dengan kekerasan karena
didasari adanya pemikiran, hanya kehidupan di jalanan saja yang bisa menerima
mereka sekaligus menafkahinya. Apalagi sebagian besar dari anak jalanan tidak
berbekal pendidikan cukup. Bahkan tidak sedikit yang belum mengenal dunia
pendidikan.
Untuk itu, kami Mahasiswa UNDA
(Universitas Darwan Ali) Sampit memiliki simpati yang begitu besar terhdap anak
jalanan yang terlantar di Kota Sampit. BEM UNDA(Universitas Darwan Ali) Sampit
mengadakan kegiatan amal yaitu SATU HARI SURGANYA ANAK JALANAN SAMPIT, kegiatan
ini bukan hanya pada hari itu saja, tapi terus berlanjut untuk tiap minggunya.
Kegiatan ini bersifat pemberian berupa uang, buku pelajaran, pakaian, makanan,pendidikan,
hiburan dan lain sebagainya, kegiatan ini juga memberikan contoh dan mengetuk
hati setiap individu, kelompok dan pemerintah untuk bisa mengerti dan membantu
mereka demi meluruskan impian mereka untuk menjadi manusia yang berkualitas,
maju dan membanggakan…
Kami berhak untuk bermimpi dan kami pun
berhak untuk mewujudkan hal itu, dukung kami dengan niat yang ikhlas. Salah
Satu tidak terobsesi menjadi nomor satu dan terdepan, tetapi SATU adalah salah
satu lembaga yang menjadi alternatif untuk anak-anak memiliki ruang untuk
berkembang
Mari kita mulai dari hari ini..
kawan..
Lakukan perubahan besar dalam hidupmu..
biarkan mereka berkata apa padamu hari ini..
tapi tunjukan pada mereka besok…
bahwa kamu pantas mendapat penghormatan dari mereka..
Karena prestasimu…
kawan..
Lakukan perubahan besar dalam hidupmu..
biarkan mereka berkata apa padamu hari ini..
tapi tunjukan pada mereka besok…
bahwa kamu pantas mendapat penghormatan dari mereka..
Karena prestasimu…
Jangan jadikan latarblakangmu
sebagai penghambat laju kemajuan hidupmu..
selalu ciptakan kesan..
jangan pernah ikuti jejak yang tertinggal..
selalu ciptakan kesan..
jangan pernah ikuti jejak yang tertinggal..
Slamat berjuang kawan…
Hari ini untumu…
Hari ini untumu…
Friday, May 10, 2013
Visi dan Misi jika Aku Menjadi Bupati KOTIM
Visi dan Misi jika Aku
Menjadi Bupati KOTIM
•
Visi:
“Terwujudnya
Kotim yang sejahtera, mandiri dan berkeadilan”
• Misi:
·
Melanjutkan
pembangunan menuju Kotim yang sejahtera.
·
Memperkuat
dimensi keadilan di semua bidang.
·
Mewujudkan
Kotim yang aman, tenteram dan damai dengan penegakan hukum dan hak asasi
manusia..
·
Bagi
para pelajar maupun mahasiswa yang mempunyai prestasi dan bakat akan saya
berikan beasiswa gratis, dan bagi anak dari kalangan yang tidak mampu saya juga
akan menggratiskan biaya sekolahnya dengan syarat harus benar-benar menuntut
ilmu.
·
Meningkatkan
pertumbuhan ekonomi masyarakat, terutama di daerah-daerah yang belum
berkembang. Beberapa hal yang bisa dilakukan dalam meningkatkan pertumbuhan
ekonomi antara lain : memotivasi dan mentoring kepada generasi muda untuk
menjadi pengusaha kecil, pendampingan bagi pengusaha kecil, pelatihan peluang
ekonomi kreatif, mengoptimalkan potensi wisata, optimalisasi potensi komoditi.
·
Dalam
dunia pendidikan saya ingin melakukan pemilahan secara fokus dunia pendidikan
menengah dengan 3 orientasi dasar; pendidikan calon ilmuwan, pekerja, dan
wirausaha. Dengan prioritas utama tetap melakukan peningkatan kualitas guru,
metode pembelajaran, serta peningkatan peluang mendapatkan pendidikan bagi
seluruh masyarakat. Karena yang saya ketahui sekarang sebagian guru hanya
memberikan pengajaran sekedarnya terlebih pada SD, SMP dan SMU swasta.
khususnya di kota sampit dan sekitarnya (kotawaringin timur).
·
Efisiensi
birokrasi; dengan memanfaatkan peluang yang memungkinkan, mengusulkan kepada
DPRD untuk membuat perubahan Peraturan Daerah untuk perubahan organisasi
birokrasi. melakukan konsultasi dengan ahli untuk melakukan perampingan
birokrasi dengan dukungan penerapan teknologi informasi. yang bertujuan untuk
meningkatkan kontrol kerja aparat, efisiensi pelayanan, peningkatan
kesejahteraan pegawai.
·
Peningkatan
infrastruktur transportasi di daerah yang belum atau kurang memiliki
akses tranpsortasi.
Monday, April 29, 2013
HUKUM HANYA BERLAKU BAGI PENCURI KAKAO
HUKUM HANYA BERLAKU BAGI PENCURI KAKAO ‘(Koruptor
Dilarang Masuk Penjara)’
Supremasi hukum di
Indonesia masih harus direformasi untuk menciptakan kepercayaan masyarakat dan
dunia internasional terhadap sistem hukum Indonesia. Masih banyak kasus-kasus
ketidakadilan hukum yang terjadi di negara kita. Keadilan harus diposisikan
secara netral, artinya setiap orang memiliki kedudukan dan perlakuan hukum yang
sama tanpa kecuali.
Keadaan yang sebaliknya
terjadi di Indonesia. Bagi masyarakat kalangan bawah perlakuan ketidakadilan
sudah biasa terjadi. Namun bagi masyarakat kalangan atas atau pejabat yang
punya kekuasaan sulit rasanya menjerat mereka dengan tuntutan hukum. Ini kan
tidak adil !!
Kasus Nenek Minah asal
Banyumas yang divonis 1,5 bulan kurungan adalah salah satu contoh ketidakadilan
hukum di Indonesia. Kasus ini berawal dari pencurian 3 buah kakao oleh Nenek
Minah. Saya setuju apapun yang namanya tindakan mencuri adalah kesalahan. Namun
demikian jangan lupa hukum juga mempunyai prinsip kemanusiaan. Masak
nenek-nenek kayak begitu yang buta huruf dihukum hanya karena ketidaktahuan dan
keawaman Nenek Minah tentang hukum.
Menitikkan air mata
ketika saya menyaksikan Nenek Minah duduk di depan pengadilan dengan wajah
tuanya yang sudah keriput dan tatapan kosongnya. Untuk datang ke sidang
kasusnya ini Nenek Minah harus meminjam uang Rp.30.000,- untuk biaya
transportasi dari rumah ke pengadilan yang memang jaraknya cukup jauh. Seorang
Nenek Minah saja bisa menghadiri persidangannya walaupun harus meminjam uang
untuk biaya transportasi. Seorang pejabat yang terkena kasus hukum mungkin
banyak yang mangkir dari panggilan pengadilan dengan alasan sakit yang kadang
dibuat-buat. Tidak malukah dia dengan Nenek Minah?. Pantaskah Nenek Minah
dihukum hanya karena mencuri 3 buah kakao yang harganya mungkin tidak lebih
dari Rp.10.000,-?. Dimana prinsip kemanusiaan itu?. Adilkah ini bagi Nenek Minah?.
Bagaimana dengan koruptor kelas kakap?. Inilah sebenarnya yang menjadi ketidakadilan hukum yang terjadi di Indonesia. Begitu sulitnya menjerat mereka dengan tuntutan hukum. Apakah karena mereka punya kekuasaan, punya kekuatan, dan punya banyak uang ?, sehingga bisa mengalahkan hukum dan hukum tidak berlaku bagi mereka para koruptor. Saya sangat prihatin dengan keadaan ini.
Bagaimana dengan koruptor kelas kakap?. Inilah sebenarnya yang menjadi ketidakadilan hukum yang terjadi di Indonesia. Begitu sulitnya menjerat mereka dengan tuntutan hukum. Apakah karena mereka punya kekuasaan, punya kekuatan, dan punya banyak uang ?, sehingga bisa mengalahkan hukum dan hukum tidak berlaku bagi mereka para koruptor. Saya sangat prihatin dengan keadaan ini.
Sangat mudah menjerat
hukum terhadap Nenek Minah, gampang sekali menghukum seorang yang hanya mencuri
satu buah semangka, begitu mudahnya menjebloskan ke penjara suami-istri yang
kedapatan mencuri pisang karena keadaan kemiskinan. Namun demikian sangat sulit
dan sangat berbelit-belit begitu akan menjerat para koruptor dan pejabat yang
tersandung masalah hukum di negeri ini. Ini sangat diskriminatif dan memalukan
sistem hukum dan keadilan di Indonesia. Apa bedanya seorang koruptor dengan
mereka-mereka itu?.
Saya tidak membenarkan
tindakan pencurian oleh Nenek Minah dan mereka-mereka yang mempunyai kasus
seperti Nenek Minah. Saya juga tidak membela perbuatan yang dilakukan oleh
Nenek Minah dan mereka-mereka itu. Tetapi dimana keadilan hukum itu? Dimana
prinsip kemanusian itu?. Seharusnya para penegak hukum mempunyai prinsip
kemanusiaan dan bukan hanya menjalankan hukum secara positifistik.
Inilah dinamika hukum di
Indonesia, yang menang adalah yang mempunyai kekuasaan, yang mempunyai uang
banyak, dan yang mempunyai kekuatan. Mereka pasti aman dari gangguan hukum
walaupun aturan negara dilanggar. Orang biasa seperti Nenek Minah dan teman-temannya
itu, yang hanya melakukan tindakan pencurian kecil langsung ditangkap dan
dijebloskan ke penjara. Sedangkan seorang pejabat negara yang melakukan korupsi
uang negara milyaran rupiah dapat berkeliaran dengan bebasnya.
Oleh karena itu perlu
adanya reformasi hukum yang dilakukan secara komprehensif mulai dari tingkat
pusat sampai pada tingkat pemerintahan paling bawah dengan melakukan pembaruan
dalam sikap, cara berpikir, dan berbagai aspek perilaku masyarakat hukum kita
ke arah kondisi yang sesuai dengan tuntutan perkembangan zaman dan tidak
melupakan aspek kemanusiaan.
Tuesday, April 16, 2013
JIKA AKU MENJADI BUPATI KOTIM
JIKA AKU MENJADI BUPATI KOTIM
Bupati adalah seorang pemimpin suatu daerah
atau kabupaten kota yang mana tugas bupati sangat mulia yaitu mengatur,
memimpin, mengelola aset daerah yang dia pimpin untuk kemakmuran rakyat, tidak
sedikit orang yang memiliki cita-cita ingin menjadi seorang bupati, yang ingin
memimpin suatu daerah yang bertujuan untuk kemakmuran rakyat.
Tapi sayang, Sangat menyedihkan melihat kenyataan-kenyataan ini. Sebuah Kabupaten yang memiliki sumber daya alam luar biasa besarnya
ternyata tidak dapat memanfatkan kekayaan alamnya tesebut. Sangat ironis, bukan
kita yang menikmati manisnya sumber daya alam yang berlimpah malah justru para
investor-investor asing yang mengeruk kekayaan kita. beberapa investor asing yang berpesta pora menikmati gurihnya
kekayaaan alam kita.
Apasih yang anda lakukan jika menjadi seorang
bupati? Tentu pertanyaan ini dapat dijawab, setiap orang pasti mempunyai misi
dan visi tersendiri.
Jika
Aku Menjadi Bupati Kotim…????
Hal pertama yang saya lakukan turun langsung
kemasyarakat, melihat sendiri permasalahan yang timbul dan dihadapi masyarakat.
Mampu mengurangi pengangguran dengan membuka
lapangan kerja seluas-luasnya untuk penduduk daerah asli atau putra daerah.
Bekerja sama dengan perusahaan Swasta dalam
membuka lapangan kerja di daerah yang dipimpin.
Tidak menutup mata dan telingan terhadap
teriakan rakyat yang meminta hak dan kewajiban sebagai warga.
Lebih mementingkan kepentingan Umum dari pada
kepentingan pribadi.
Saya akan berusaha Meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat,
terutama di daerah-daerah yang belum berkembang. Beberapa hal yang bisa
dilakukan dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi antara lain : memotivasi dan
mentoring kepada generasi muda untuk menjadi pengusaha kecil, pendampingan bagi
pengusaha kecil, pelatihan peluang ekonomi kreatif, mengoptimalkan potensi
wisata, optimalisasi potensi komoditi.
Dalam dunia pendidikan saya ingin melakukan pemilahan secara fokus
dunia pendidikan menengah dengan 3 orientasi dasar; pendidikan calon ilmuwan,
pekerja, dan wirausaha. Dengan prioritas utama tetap melakukan peningkatan
kualitas guru, metode pembelajaran, serta peningkatan peluang mendapatkan
pendidikan bagi seluruh masyarakat. Karena yang saya ketahui sekarang
sebagian guru hanya memberikan pengajaran sekedarnya terlebih pada SD, SMP dan
SMU swasta. khususnya di kota sampit dan sekitarnya (kotawaringin timur).
TEGAS KATAKAN TIDAK PADA TIKUS
BERDASI !!!!!!!!
Tidak
pada korupsi!!! Korupsi adalah musuh utama yang harus diberantas, karena
korupsi adalah maling yang propesional yang menggorogoti ibarat rayab
yang memakan kayu, semakin lama kayu itu semakin habis dan dapat merugikan
orang lain, begitulah hal yang dapat diibaratkan pada korupsi. Siapa yang menjadi korban
, banyak korban-korban dari ketidak jujuran tikus berdasi yang awalnya
dipercaya rakyat menjadi pemimpin, tapi akhirnya dapat menjatuhkan rakyat itu
sendiri. Tidak peduli lagi terhadap nasip rakyat, apabila penyakit tikus
berdasi itu sudah menyerang maka akhlak pun hancur harga diri diperjualkan demi
meraup rupiah dari keringat rakyat miskin yang tidak tau apa-apa
dari pemimpin yang dia agung-agungkan yang diharapkan dapat membawa perubahan
bagi kemakmuran rakyat.
MEMBENTUK AKHLAK YANG BAIK SEBAGAI
JIWA YANG BERSIH…
Pemimpin
yang mempunyai akhlak yang bersih tentunya akan membawa suatu daerah yang
dipimpinnya akan menjadi lebih baek, lebih maju dan menciptakan sistem
kepemimpinan yang bersih, pro kepada rakyat miskin, mendengarkan keluhan dan
aspirasi yang diinginkan rakyat, mampu menciptakan kedamaian dan menciptakan
keharmonisan dalam suatu lingkup pemerintahan yang bersih.
Marilah kita bersama-sama membumikan slogan KOTIM bangkit. Mewujudkan
slogan tersebut dengan tindakan nyata untuk bangkit dari berbagai keterpurukan.
Dengan demikian tidak sia-sia pemerintah mengeluarkan biaya yang sangat besar
pada saat mencanangkan Indonesia bangkit. Tulisan ini ditutup dengan potongan
terakhir puisi bangkit Deddy Mizwar yaitu Bangkit itu aku.....untuk
Indonesia.
Sunday, April 14, 2013
Subscribe to:
Posts (Atom)




