Mimpi

Bermimpilah tentang apa yang ingin kamu impikan, pergilah ke tempat-tempat kamu ingin pergi. Jadilah seperti yang kamu inginkan, kerna kamu hanya memiliki satu kehidupan dan satu kesempatan untuk melakukan hal-hal yang ingin kamu lakukan.

Kamis, 23 Mei 2013

Satu Hari Surganya Anak Jalanan Sampit

Satu Hari Surganya Anak Jalanan Sampit
Bersama UNDA(Universitas Darwan Ali) Sampit


Keberadaan anak jalanan di Kota Sampit biasanya menajdi kendala tersendiri bagi kehidupan masyarakat. Anak jalanan sering diasumsikan sebagai kelompok yang penuh dengan tindak kriminalitas. Bahkan mereka sering dijadikan kambing hitam atas kerawanan di suatu wilayah. anak-anak di bawah 16 tahun yang menggunakan sebagian besar waktunya untuk bekerja di jalanan. Alasan mereka kenapa memilih jalanan sebagai tempat bekerja, karena mereka termotivasi oleh kondisi ekonomi dan problem keluarga.


Mereka memilih menekuni kehidupan sebagai anak jalanan yang sarat dengan kekerasan karena didasari adanya pemikiran, hanya kehidupan di jalanan saja yang bisa menerima mereka sekaligus menafkahinya. Apalagi sebagian besar dari anak jalanan tidak berbekal pendidikan cukup. Bahkan tidak sedikit yang belum mengenal dunia pendidikan.

Untuk itu, kami Mahasiswa UNDA (Universitas Darwan Ali) Sampit memiliki simpati yang begitu besar terhdap anak jalanan yang terlantar di Kota Sampit. BEM UNDA(Universitas Darwan Ali) Sampit mengadakan kegiatan amal yaitu SATU HARI SURGANYA ANAK JALANAN SAMPIT, kegiatan ini bukan hanya pada hari itu saja, tapi terus berlanjut untuk tiap minggunya. Kegiatan ini bersifat pemberian berupa uang, buku pelajaran, pakaian, makanan,pendidikan, hiburan dan lain sebagainya, kegiatan ini juga memberikan contoh dan mengetuk hati setiap individu, kelompok dan pemerintah untuk bisa mengerti dan membantu mereka demi meluruskan impian mereka untuk menjadi manusia yang berkualitas, maju dan membanggakan…
Kami berhak untuk bermimpi dan kami pun berhak untuk mewujudkan hal itu, dukung kami dengan niat yang ikhlas. Salah Satu tidak terobsesi menjadi nomor satu dan terdepan, tetapi SATU adalah salah satu lembaga yang menjadi alternatif untuk anak-anak memiliki ruang untuk berkembang
Mari kita mulai dari hari ini..
kawan..
Lakukan perubahan besar dalam hidupmu..
biarkan mereka berkata apa padamu hari ini..
tapi tunjukan pada mereka besok…
bahwa kamu pantas mendapat  penghormatan dari mereka..
Karena prestasimu…
Jangan jadikan latarblakangmu sebagai penghambat laju kemajuan hidupmu..
selalu ciptakan kesan..
jangan pernah ikuti jejak yang tertinggal..
Slamat berjuang kawan…
Hari ini untumu…




Jumat, 10 Mei 2013

Visi dan Misi jika Aku Menjadi Bupati KOTIM



Visi dan Misi jika Aku Menjadi Bupati KOTIM 

•    Visi:
“Terwujudnya Kotim yang sejahtera, mandiri dan berkeadilan”

•    Misi:

·         Melanjutkan pembangunan menuju Kotim yang sejahtera.

·         Memperkuat dimensi keadilan di semua bidang.

·         Mewujudkan Kotim yang aman, tenteram dan damai dengan penegakan hukum dan hak asasi manusia..

·         Bagi para pelajar maupun mahasiswa yang mempunyai prestasi dan bakat akan saya berikan beasiswa gratis, dan bagi anak dari kalangan yang tidak mampu saya juga akan menggratiskan biaya sekolahnya dengan syarat harus benar-benar menuntut ilmu.

·         Meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat, terutama di daerah-daerah yang belum berkembang. Beberapa hal yang bisa dilakukan dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi antara lain : memotivasi dan mentoring kepada generasi muda untuk menjadi pengusaha kecil, pendampingan bagi pengusaha kecil, pelatihan peluang ekonomi kreatif, mengoptimalkan potensi wisata, optimalisasi potensi komoditi.

·         Dalam dunia pendidikan saya ingin melakukan pemilahan secara fokus dunia pendidikan menengah dengan 3 orientasi dasar; pendidikan calon ilmuwan, pekerja, dan wirausaha. Dengan prioritas utama tetap melakukan peningkatan kualitas guru, metode pembelajaran, serta peningkatan peluang mendapatkan pendidikan bagi seluruh masyarakat. Karena yang  saya ketahui sekarang sebagian guru hanya memberikan pengajaran sekedarnya terlebih pada SD, SMP dan SMU swasta. khususnya di kota sampit dan sekitarnya (kotawaringin timur).

·         Efisiensi birokrasi; dengan memanfaatkan peluang yang memungkinkan, mengusulkan kepada DPRD untuk membuat perubahan Peraturan Daerah untuk perubahan organisasi birokrasi. melakukan konsultasi dengan ahli untuk melakukan perampingan birokrasi dengan dukungan penerapan teknologi informasi. yang bertujuan untuk meningkatkan kontrol kerja aparat, efisiensi pelayanan, peningkatan kesejahteraan pegawai.

·         Peningkatan infrastruktur transportasi di daerah yang belum atau  kurang memiliki akses tranpsortasi.

Senin, 29 April 2013

HUKUM HANYA BERLAKU BAGI PENCURI KAKAO



HUKUM HANYA BERLAKU BAGI PENCURI KAKAO ‘(Koruptor Dilarang Masuk Penjara)’


Supremasi hukum di Indonesia masih harus direformasi untuk menciptakan kepercayaan masyarakat dan dunia internasional terhadap sistem hukum Indonesia. Masih banyak kasus-kasus ketidakadilan hukum yang terjadi di negara kita. Keadilan harus diposisikan secara netral, artinya setiap orang memiliki kedudukan dan perlakuan hukum yang sama tanpa kecuali.


Keadaan yang sebaliknya terjadi di Indonesia. Bagi masyarakat kalangan bawah perlakuan ketidakadilan sudah biasa terjadi. Namun bagi masyarakat kalangan atas atau pejabat yang punya kekuasaan sulit rasanya menjerat mereka dengan tuntutan hukum. Ini kan tidak adil !!

Kasus Nenek Minah asal Banyumas yang divonis 1,5 bulan kurungan adalah salah satu contoh ketidakadilan hukum di Indonesia. Kasus ini berawal dari pencurian 3 buah kakao oleh Nenek Minah. Saya setuju apapun yang namanya tindakan mencuri adalah kesalahan. Namun demikian jangan lupa hukum juga mempunyai prinsip kemanusiaan. Masak nenek-nenek kayak begitu yang buta huruf dihukum hanya karena ketidaktahuan dan keawaman Nenek Minah tentang hukum.

Menitikkan air mata ketika saya menyaksikan Nenek Minah duduk di depan pengadilan dengan wajah tuanya yang sudah keriput dan tatapan kosongnya. Untuk datang ke sidang kasusnya ini Nenek Minah harus meminjam uang Rp.30.000,- untuk biaya transportasi dari rumah ke pengadilan yang memang jaraknya cukup jauh. Seorang Nenek Minah saja bisa menghadiri persidangannya walaupun harus meminjam uang untuk biaya transportasi. Seorang pejabat yang terkena kasus hukum mungkin banyak yang mangkir dari panggilan pengadilan dengan alasan sakit yang kadang dibuat-buat. Tidak malukah dia dengan Nenek Minah?. Pantaskah Nenek Minah dihukum hanya karena mencuri 3 buah kakao yang harganya mungkin tidak lebih dari Rp.10.000,-?. Dimana prinsip kemanusiaan itu?. Adilkah ini bagi Nenek Minah?.
 
Bagaimana dengan koruptor kelas kakap?. Inilah sebenarnya yang menjadi ketidakadilan hukum yang terjadi di Indonesia. Begitu sulitnya menjerat mereka dengan tuntutan hukum. Apakah karena mereka punya kekuasaan, punya kekuatan, dan punya banyak uang ?, sehingga bisa mengalahkan hukum dan hukum tidak berlaku bagi mereka para koruptor. Saya sangat prihatin dengan keadaan ini.

Sangat mudah menjerat hukum terhadap Nenek Minah, gampang sekali menghukum seorang yang hanya mencuri satu buah semangka, begitu mudahnya menjebloskan ke penjara suami-istri yang kedapatan mencuri pisang karena keadaan kemiskinan. Namun demikian sangat sulit dan sangat berbelit-belit begitu akan menjerat para koruptor dan pejabat yang tersandung masalah hukum di negeri ini. Ini sangat diskriminatif dan memalukan sistem hukum dan keadilan di Indonesia. Apa bedanya seorang koruptor dengan mereka-mereka itu?.

Saya tidak membenarkan tindakan pencurian oleh Nenek Minah dan mereka-mereka yang mempunyai kasus seperti Nenek Minah. Saya juga tidak membela perbuatan yang dilakukan oleh Nenek Minah dan mereka-mereka itu. Tetapi dimana keadilan hukum itu? Dimana prinsip kemanusian itu?. Seharusnya para penegak hukum mempunyai prinsip kemanusiaan dan bukan hanya menjalankan hukum secara positifistik.

Inilah dinamika hukum di Indonesia, yang menang adalah yang mempunyai kekuasaan, yang mempunyai uang banyak, dan yang mempunyai kekuatan. Mereka pasti aman dari gangguan hukum walaupun aturan negara dilanggar. Orang biasa seperti Nenek Minah dan teman-temannya itu, yang hanya melakukan tindakan pencurian kecil langsung ditangkap dan dijebloskan ke penjara. Sedangkan seorang pejabat negara yang melakukan korupsi uang negara milyaran rupiah dapat berkeliaran dengan bebasnya.

Oleh karena itu perlu adanya reformasi hukum yang dilakukan secara komprehensif mulai dari tingkat pusat sampai pada tingkat pemerintahan paling bawah dengan melakukan pembaruan dalam sikap, cara berpikir, dan berbagai aspek perilaku masyarakat hukum kita ke arah kondisi yang sesuai dengan tuntutan perkembangan zaman dan tidak melupakan aspek kemanusiaan.

Selasa, 16 April 2013

JIKA AKU MENJADI BUPATI KOTIM



JIKA AKU MENJADI BUPATI KOTIM
Bupati adalah seorang pemimpin suatu daerah atau kabupaten kota yang mana tugas bupati sangat mulia yaitu mengatur, memimpin, mengelola aset daerah yang dia pimpin untuk kemakmuran rakyat, tidak sedikit orang yang memiliki cita-cita ingin menjadi seorang bupati, yang ingin memimpin suatu daerah yang bertujuan untuk kemakmuran rakyat.
Tapi sayang, Sangat menyedihkan melihat kenyataan-kenyataan ini. Sebuah Kabupaten yang  memiliki sumber daya alam luar biasa besarnya ternyata tidak dapat memanfatkan kekayaan alamnya tesebut. Sangat ironis, bukan kita yang menikmati manisnya sumber daya alam yang berlimpah malah justru para investor-investor asing yang mengeruk kekayaan kita. beberapa investor  asing yang berpesta pora menikmati gurihnya kekayaaan alam kita.
Apasih yang anda lakukan jika menjadi seorang bupati? Tentu pertanyaan ini dapat dijawab, setiap orang pasti mempunyai misi dan visi tersendiri.


Jika Aku Menjadi Bupati Kotim…????

Hal pertama yang saya lakukan turun langsung kemasyarakat, melihat sendiri permasalahan yang timbul dan dihadapi masyarakat.
Mampu mengurangi pengangguran dengan membuka lapangan kerja seluas-luasnya untuk penduduk daerah asli atau putra daerah.
Bekerja sama dengan perusahaan Swasta dalam membuka lapangan kerja di daerah yang dipimpin.
Tidak menutup mata dan telingan terhadap teriakan rakyat yang meminta hak dan kewajiban sebagai warga.
Lebih mementingkan kepentingan Umum dari pada kepentingan pribadi.
Saya akan berusaha Meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat, terutama di daerah-daerah yang belum berkembang. Beberapa hal yang bisa dilakukan dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi antara lain : memotivasi dan mentoring kepada generasi muda untuk menjadi pengusaha kecil, pendampingan bagi pengusaha kecil, pelatihan peluang ekonomi kreatif, mengoptimalkan potensi wisata, optimalisasi potensi komoditi.
Dalam dunia pendidikan saya ingin melakukan pemilahan secara fokus dunia pendidikan menengah dengan 3 orientasi dasar; pendidikan calon ilmuwan, pekerja, dan wirausaha. Dengan prioritas utama tetap melakukan peningkatan kualitas guru, metode pembelajaran, serta peningkatan peluang mendapatkan pendidikan bagi seluruh masyarakat. Karena yang  saya ketahui sekarang sebagian guru hanya memberikan pengajaran sekedarnya terlebih pada SD, SMP dan SMU swasta. khususnya di kota sampit dan sekitarnya (kotawaringin timur).


 TEGAS KATAKAN TIDAK PADA TIKUS BERDASI !!!!!!!!

Tidak pada korupsi!!! Korupsi adalah musuh utama yang harus diberantas, karena korupsi adalah  maling yang propesional yang menggorogoti ibarat rayab yang memakan kayu, semakin lama kayu itu semakin habis dan dapat merugikan orang lain, begitulah hal yang dapat diibaratkan pada korupsi. Siapa yang menjadi korban , banyak korban-korban dari ketidak jujuran tikus berdasi yang awalnya dipercaya rakyat menjadi pemimpin, tapi akhirnya dapat menjatuhkan rakyat itu sendiri. Tidak peduli lagi terhadap nasip rakyat, apabila penyakit tikus berdasi itu sudah menyerang maka akhlak pun hancur harga diri diperjualkan demi meraup rupiah dari keringat rakyat miskin yang tidak tau apa-apa dari pemimpin yang dia agung-agungkan yang diharapkan dapat membawa perubahan bagi kemakmuran rakyat. 

MEMBENTUK AKHLAK YANG BAIK SEBAGAI JIWA YANG BERSIH…

Pemimpin yang mempunyai akhlak yang bersih tentunya akan membawa suatu daerah yang dipimpinnya akan menjadi lebih baek, lebih maju dan menciptakan sistem kepemimpinan yang bersih, pro kepada rakyat miskin, mendengarkan keluhan dan aspirasi yang diinginkan rakyat, mampu menciptakan kedamaian dan menciptakan keharmonisan dalam suatu lingkup pemerintahan yang bersih.

            Marilah kita bersama-sama membumikan slogan KOTIM bangkit. Mewujudkan slogan tersebut dengan tindakan nyata untuk bangkit dari berbagai keterpurukan. Dengan demikian tidak sia-sia pemerintah mengeluarkan biaya yang sangat besar pada saat mencanangkan Indonesia bangkit. Tulisan ini ditutup dengan potongan terakhir puisi bangkit Deddy Mizwar yaitu Bangkit  itu aku.....untuk Indonesia.

Minggu, 14 April 2013

Sejuta Preman Mati Masyarakat Jogja Tidak Rugi



Sejuta Preman Mati Masyarakat Jogja Tidak Rugi
Sebuah spanduk terpajang di jalan Magelang Yogyakarta bertuliskan Sejuta Preman Mati Masyarakat Jogja Tidak Rugi. Hal ini menggambarkan sebenarnya ada kemarahan masyarakat terhadap keberadaan preman yang selama ini meresahkan dan mengancam jiwa masyarakat.

            Dibalik ketidaktepatan perbuatan 11 prajurit kopassus yang melakukan penyerangan lapas cebongan, tetapi ada hikmah positif dan rasa terima kasih masyarakat karena muncul semangat di masyarakat menjadikan kejadian ini sebagai momen untuk membrantas premanisme.
            Akibat dari kejadian cebongan daerah Babarsari yang sering dijadikan area berkumpul preman dan mabuk-mabukan, saat ini gerombolan tersebut tidak lagi muncul. Harusnya semangat masyarakat untuk membrantas preman menjadi perhatian pemerintah dan aparat supaya mereka bertindak tegas dan tidak tinggal diam. Masyarakat merasa hukum tidak berjalan sebagaimana mestinya.
            Semua orang yang di Jogja tahu, siapa korban yang dibantai mati tersebut. Semua itu akibat dari "PERBUATAN" mereka semasa hidupnya. Mereka itu adalah "MAFIA"

            Sesungguhnya masyarakat Jogja was-was dan merasa terancam bukan karena adanya 11 prajurit yang melakukan penyerangan lapas seperti yang dihebohkan di Jakarta sana, melainkan dari keberadaan preman dan pengedar narkoba itu sendiri.
            Sikap kesatria dari pelaku dan institusi TNI dalam mengakui perbuatan dan siap menerima hukuman layak mendapatkan apresiasi yang tinggi. Itulah jiwa dan semangat prajurit yang patut kita banggakan. Namun diberbagai media TV, TNI masih terus disudutkan seperti media nasional, Komnas HAM, Kontras, dan politisi DPR seperti menyatakan penyerangan cebongan merupakan bentuk Hukum Rimba di negara hukum, tindakan mereka mengancam keamanan negara, ini adalah masalah internasional dan malah lebih mengutamakan untuk menghukum seberat-beratnya prajurit kopassus, sehingga terlihat kematian preman tersebut perlu dibela habis-habisan.

            Hidupkan petrus, tembakin aja semua preman. Gak peduli preman teri atau kakap. Bubarkan Komnas HAM. Anggota komnasham belum pernah merasakan kena rampok atau pencurian. Atau kehilangan haknya, hanya koar-koar saja bisanya.

            Sedangkan kematian Kopassus dikarenakan gerombolan preman dianggap bukan pelanggaran HAM dan tidak mendapat perhatian. Hal ini malah berkebalikan dengan apa yang dirasakan banyak masyarakat.
            Meskipun tindakannya salah tapi saya salut dengan kopasus yang gentle....dari pada institusi lainnya yang dari "bos" sampai bawahannya kerjanya hanya malakin masyarakat.... Kopasus jelas bela rakyat dari preman dari pada yang lain malah jadi seperti preman....!!!!

            Masyarakat merasa TNI juga manusia yang memiliki Hak sama dengan yang lain. Salah satu warga menyampaikan komentar ketika ada bencana alam di Indonesia, TNI yang ada di garda depan memberikan pertolongan, evakuasi, menghadapi bahaya dan tanpa pamrih. Dan mana ada preman yang mau membantu masyarakat ketika kesusahan.

            Meskipun tindakan 11 prajurit kopassus ini salah tetapi banyak masyarakat yang berterima kasih kepada mereka. Dan malah banyak hujatan terlempar kepada Komnas HAM yang dirasakan bertindak tidak adil bagi masyarakat. Statemen Komnas HAM yang menyampaikan bahwa pelaku penembakan telah merampas hak hidup yang tidak dapat digantikan. Ini malah melukai hati masyarakat. Apakah preman yang telah membunuh, memperkosa apa tidak merampas hak hidup orang? Kenapa ketika ada kejahatan seperti itu pembela HAM tidak turun tangan?? Mereka layak disebut TERORIS yang menteror keamanan dan keselamatan masyarakat.
            Memang para PREMAN harus dibrantas habis.......
            Apakah mereka mempunyai rasa kemanisiaan terhadap korbanya ketika mereka melakukan aksinya...? Wajarlah bila Aparat KOPASUS membantai mereka, karena aparat kepolisian nggak punya nyali untuk membrantasnya.
 MAJU TERUS KOPASUS ku......................
 Banyak rakyat yang mendukungmu, untuk membrantas preman preman.

            Semoga politisi, lembaga HAM, aparat termasuk Pemerintah mencoba memahami apa yang dirasakan sebenarnya oleh masyarakat. Masyarakat ingin momen ini menjadi UPAYA PEMBRANTASAN PREMAN. KARENA MEREKA PARA PREMAN ADALAH PENGANCAM HAK ASASI MASYARAKAT SESUNGGUHNYA!!.
            Jangan dijadikan sarana politisasi atau hanya untuk menaikkan rating semata. Masyarakat cukup berpikir simpel dan hanya bisa bicara. Jika aparat dan pemerintah tidak mampu maka masyarakat sendiri yang akan bertindak membrantas preman jalanan. Jika demikian yang terjadi maka itulah HUKUM RIMBA yang sesungguhnya.

            Sepuluh jempol untuk kopassus (TNI) atas keterbukaannya, 0 jari untuk Polri yang nggak becus menangani premanisme dan judi di Indonesia kususnya Yogyakarta. Mbok ya kopasus sekali kali tembak para koruptor, sekiranya koruptor dihukum ringan masuk dan cari aja ke penjara dan tembak mereka semua, kemudian hakimnya juga dicari dan dihabisi sekalian biar nggak ada mafia peradilan.
            Tapi kurang seru kalau kopasus hanya melakukan di cebongan. Seharusnya diseluruh Indonesia seperti petrus gitulah. Biar mati galau tuh preman, stress karena ketakutan.

BRAVO KOPASSUS !!!....