Mimpi

Bermimpilah tentang apa yang ingin kamu impikan, pergilah ke tempat-tempat kamu ingin pergi. Jadilah seperti yang kamu inginkan, kerna kamu hanya memiliki satu kehidupan dan satu kesempatan untuk melakukan hal-hal yang ingin kamu lakukan.

Wednesday, May 24, 2017

SEJARAH SINGKAT PERJUANGAN PERTAHANAN PROKLAMASI KEMERDEKAAN RI



sejarah ini merupakan sejarah yang terluakan, bukan hanya terlupakan tetapi juga tidak banyak yang tau tentang hal ini, saya selaku penulis sekaligus cucu dari Abdul Hamid Seman hanya ingin menghadirkan kebublik bahwa masih banyak para tokoh para pejuang yang tidak diketahui oleh kita. masih banyak Andul Hamid-Abdul Hamid yang tidak terjamah oleh sejarah.  Ini kronologi tertulisnya sejarah singkat Abdul Hamid Sema. di waktu zaman pemerintahan Presiden Sueharto Tahun 1994
mengajak para ahli waris para pejuang untuk membuka kisah perjuangan mereka untuk mendapatkan komisi perbulan pada keluarga yang ditinggalkan, sekali gus membalas jasa para pahlawan. pada saat ini paman saya sebagai anak pertama menuliskan peruangan singkat Abdul Hamid Seman untuk diajukan supaya mendapatkan bantuan dari pemerintah. tapi setelah beliau selesai merampungkan sejarah singkat tersebut, beliau mendapatkan mimpi bertemu Ayah beliau agar membatalkan pengajuan berkas tersebut. karena Ayah beliau tidak igin perjuangannya utk negara di hargai, beliau iklas berkorban utuk negara. mimpi itu datang selama 3 kali. dan akhirnya berkas tersebut tidak jadi untuk di ajukan kepada pihak berwenang. hanya disimpan abadi di dalam lemari.


SEJARAH SINGKAT PERJUANGAN PERTAHANAN PROKLAMASI KEMERDEKAAN RI

Nama                          : Abdul Hamid bin Seman
Umur                         : Meninggal dunia usia 32 tahun dalam tahanan/penjara tantara NICA  (Belanda) di Banjarmasin
Tempat tinggal           : Desa basirih Hulu RT II no 27
Jabatan                         : Wakil staf pertahanan pasukan bersenjata api TKR/BPRI Samuda

Pada tanggal 8 oktober 1945 diminta untuk hadir di markas angkatan kesatuan bersenjata TKR/BPRI di Samuda sekaligus menerima tugas sebagai wakil staf pertahanan dan merangkap komando kota.

Pada tanggal 29 november 1945 melakukan penyerangan ke Sampit terhadap pasukan colonial Belanda dengan kekerasan bersenjata hingga mereka meyerah dan diamankan sehingga kota sampit dapat dikuasai.

Pada tanggal 11 desember 1945 berangkat kebanjarmasin dengan dengan menggunakan kapal motor AYAME turut melakukan penyerangan terhadap pertahanan tantara kolonial Belanda di Banjarmasin.

Pada tanggal 7 Januari 1946 Tentara Kolonial Belanda NICA melakukan serangan terhadap pertahanan TKR/BPRI di daerah Samuda dengan berkekuatan dua buah kapal perang dilengkapi senjata berat. Perang terus berkecamuk Sehingga sehingga pada tanggal 8 januari 1946 markas TKR/BPRI samuda dikuasai tantara Belanda NICA.

Kekuatan tidak seimbang, pasukan TKR/BPRI terpaksa mundur kehutan dan bermarkas di Kalap tepi laut.

Pada bulan maret 1946 Abdul Hamid Seman tertangkap ketika di kepung tantara kolonial Belanda NICA dan dijadikan tawanan. Kemudian dibawa ke Banjarmasin dihadapkan sidang KEIYGSRAAD dijatuhi hukuman 10 tahun penjara.

Di bulan desember 1948 Abdul Hamid Seman meninggal dunia dalam tahanan, akibat pukulan/siksaan banyak mengeluarkan darah. Jenajah beliau di tanam di samping Masjid Jami Banjarmasin.

Abdul Hamid Seman menikah dengan wanita bernama Siti Esah binti Saleh pada tanggal 25 Oktober 1941 dan meninggalkan dua anak M. Adini (Penulis Sejarah) dan Yusdi.
  

Wednesday, May 3, 2017

PERMATA YANG HILANG

PERMATA YANG HILANG
Kita adalah dua orang yang tak saling mengenal sebelumnya. Namun,akun media mempertemukan kita, subuh itu sebelum mentari terbit sebuah pertemuan yang tak disengaja memaksa kita merasa suka dan  bertanya nama. Kupinta pin bbmmu dan kau berikan dengan tulus membuatku bahagia. Awalnya kita saling berkirim pesan dengan kata-kata bahagia, Keputusan untuk bertukar nomor ponsel pun jadi penanda kedekatan selanjutnya. Pertama aku mendengar suaramu melalui telepon darimu terasa canggung bagiku. Tapi harus diakui, kamu memang piawai mencairkan suasana. Berdua, kita bisa bicara tentang apa saja. Soal asmara, cinta masalalu, hingga pendidikan yang ingin kau lanjutkan kejenjang yang lebih tinggi.
Entah siapa yang lebih dulu jatuh cinta, tapi aku dan kamu akhirnya sepakat bersama. Kita mantap untuk pacaran dan segala yang terjadi terasa begitu sempurna. Sejak awal jadian kita sudah mendapatkan goncangan dalam percintaan, tapi kita bisa lalui hingga satu tahun lamanya, kita punya keyakinan yang sama tentang masa depan. Bersamamu, aku membayangkan kelak bisa duduk berdampingan di pelaminan. Hidup bersama dan jadi sepasang suami istri sampai maut memisahkan.
Kamu adalah sumber kebahagiaanku. Sebaliknya, dan aku tak tau, apakah kamu merasakan hal yang sama. Hubungan yang kita jalani penuh liku, tapi kita bisa lalui dengan saling menguatkan rasa cinta. Setiap ada masalah yang mengganjal, kita akan berusaha menyelesaikannya dengan bicara.
Sayangnya, sebuah hubungan memang tak hanya melibatkan kata-kata, tapi juga komitmen yang sama untuk saling percaya dan mengerti keadaan berdua, saat rasa cintamu memudar, aku tak tau karena apa, semuanya tak diberikan penjelasan. Ah mungkin aku bukan tipe cowo yang peka, tapi satu tahun lamanya mungkin kita telah mengenal karakter yang berbeda, kamu memang terlihat berbeda, disaat rasa cinta yang tinggi, memutuskan hubungan hanya karena kesalahan kecil yang mungkin bisa diterima. Entah kenapa aku tak tau kali ini kamu terlihat begitu benci dengan cinta kita. Terkadang cinta memang menyakitkan. Kata orang kehilangan adalah awal dari pertemuan, sementara kesedihan adalah awal dari kebahagiaan, kadang kita perlu merasakan keduanya utk bertemu dan bersama kembali.
Patah hati atau putus cinta akan selalu datang sepaket dengan rasa sakitnya. Jika biasanya selalu ada kamu yang menemani hari-hariku, kini aku harus siap melakoni segala sesuatunya sendiri. Bohong jika aku tak merasakan sepi setelah kamu pergi.
Sesakit apapun sebuah perpisahan, tak ada pilihan selain menerima. Karena ingin berusaha sekuat apa, toh kita memang tak lagi bisa bersama. Sayangnya, perasaan bukanlah tisu sekali pakai yang bisa dibuang setelah selesai. Rasa cinta dan sayang yang sekian lama kita punya tak akan bisa hilang dalam sekejap mata. Sekalipun kamu tak lagi ada di sisiku, rasa ini bahkan akan tetap tinggal dan entah kapan bisa hilang.
Namun, waktu biasanya jadi solusi dari segala kerisauan hati. Waktu pula yang bisa jadi obat paling mujarab bagi berbagai macam jenis sakit hati. Mungkin, aku hanya butuh lebih banyak waktu untuk sendiri. Merenungi keadaan dan segala yang terjadi tak sesuai harapan. Kesepian dan kesendirian bisa jadi mengajarkanku tentang arti ikhlas dan merelakan.
Nyaman adalah satu-satunya yang aku rasakan saat bersamamu. Hubungan kita tak pernah dipenuhi drama-drama khas pasangan muda yang kadang membuatnya terasa melelahkan untuk dijalani. Denganmu, aku bisa jadi diriku sendiri. Tak perlu susah payah demi terlihat sempurna di depanmu. Apa adanya diriku, segala baik dan buruk sifatku.
Meski putus kali ini terasa sangat meyakinkan, aku menyadari bahwa kelak sakit hatiku akan sembuh sendiri. Dan bukan tak mungkin aku akan menemukan orang lain dan cinta yang baru lagi. Tapi, adakah yang seperti kamu? Adakah orang lain yang bisa aku cintai sebesar cintaku untukmu? Apa ada yang bisa membuatku merasa benar-benar nyaman dalam sebuah hubungan, selain kamu? Dan dalam dirimu ada satu hal yang tidak bisa aku tinggalkan, mungkin hanya kita yang tau.
Sejak dulu aku tak pernah mudah jatuh cinta. Bagiku, perkara menitipkan hati harus harus masak-masak dipikirkan. Tapi kamu adalah pengecualian. Aku bahkan tak butuh waktu lama untuk percaya hingga akhirnya jatuh di pelukanmu hingga sekian lama. Kamu memang berbeda, tak salah jika kulabeli dirimu sebagai yang paling sempurna dari mantan-mantanku lainnya.
Kamu mungkin tak merasa, tapi kehadiranmu dalam hidupku jelas mengubah banyak hal. Setelah kepergianmu, aku makin perhitungan soal membuka hati. Selain tak mau kecewa dan sakit hati lagi, aku selalu sibuk membanding-bandingkan. Siapapun dia yang mendekat nyatanya pasti kalah telak jika kubandingkan denganmu. Belum ada yang bisa meluluhkan hatiku sehebat kamu.
Aku tak keberatan jika kenangan tentangmu akan selamanya tinggal dalam ingatanku. Aku pun rela jika sebagian tempat dihatiku sudah kuberikan untukmu. Entah sampai kapan kamu akan ada di sana, mungkin selamanya dan itu pun tak apa-apa. Merawat kenangan tentangmu bukan dosa selama aku bisa bijaksana dan tak menyakiti siapa-siapa.

Monday, February 9, 2015

PROSES DALAM HIDUP



PROSES DALAM HIDUP

video
Terkadang dalam sebuah kehidupan, kita banyak mnemukan berbagai cobaan,cibiran dan tantangan-tantangan yg mmbuat kita mrasa jenuh. khidupan bukan tentang tidur dan makan,tapi khidupan mmbutuhkan pergaulan, kebersamaan, dan  canda tawa besama orang-orang yg kita sayang, siapapun itu, org tua, kkasih, maupun teman. 


Proses sllu ada utk kita yg hidup, proses sllu ada utk kita yg ingin bahagia. Proses adalah jalan yg indah yg dberikan Tuhan utk mnciptakan harapan-harapan yg gamang. Terkadang mimpi-mimpi kita yang mengawang diantara ada dan tiada mmbuat kita galau. Galau bukan berarti kita tak punya harapan, galau bukan berarti ajab dari Tuhan, tapi galau adalah cara Tuhan untuk mmbuat kita bahagia, bangkit dari tangga kehidupan yang kurang baik, hingga menjadi insan yang bermakna dan berguna bagi kebaikan banyak orang. 

Kehidupan adalah jatuh bangun, bangkit dari kegagalan, mnjadikan tantangan sbagai jalan indah dan harapan untuk mnjadikan kita orang-orang yang berkualitas, berkopetensi, dn berpotensi menjadi orang-orang yg besar.

Terik mentari pagi memberi kehangatan, dia mengajarkan kita arti kehidupan, merangkak dalam kesejukan, mencairkan kebekuan, dan memberikan semarak pada daun-daun yang kaku. Inilah hidup, smuanya ingin bahagia, ingin tersenyum, tertawa,  semuanya bermakna. Tak ada yg diciptakan Tuhan dengan sia-sia.

Tuhanku, inilah aku
yang merindukan kebahagiaan.
kebesaranMu adlah jalanku untuk menentukan siapa aku.
Kebenderangan siang sering mmbuatku lupa akan kebesaranMU
Tuhanku ajari aku mnjadi manusia yang cukup kuat dalam mengetahui kelemahanku.

Manusia yang tegar dalam menghadapi cobaanmu
Bentuklah aku menjadi  manusia yang tau makna tawa ceria dan senyum  bahagia tanpa melupakan makna  tangis yang luka.
Tuhanku. Ajarkan aku tentang kerendahan hati.
agar aku tau makna mencintai dan dicintai, menghargai dan dihargai.
hingga aku selalu ingat akan kesederhanaan yang hakiki.

Tuhanku jgn pimpin aku dijalan yg mudah,
Pimpinlah aku djalan yang penuh batu dan  duri.
Biarkan aku berdiri tegak ditengah badai
Agar aku belajar betapa berartinya hidup ini.
untuk selau mengasihi mereka yang tak berdaya.
Tuhanku berikan kesempatanku untuk memperbaiki hidup ini
Ajari aku bagai mana melati tumbuh dari serpihan tangkai yang terbuag.
Hingga mampu memberikan keindahan , dan keharuman yang hakiki pada banyak orang.

Tuhanku aku mulai mengerti mengapa Engkau ciptakan gelap.
karena engkau tau aku adalah mahkluk yg lemah, yang mudah lelah.
Hingga aku terlelap.
Tuhan, hidup ini anugrah
Biarkan aku terus berjalan untuk mngetahuhi betapa Agungnya Kamu
dan betapa banyaknya makna dari ciptaanmu.
Tuhan. Jamahlah keinginanku hingga aku berkata”hidupku tidak lah sia-sia

muamar

Sunday, January 11, 2015

Antara masa dan cinta



Antara masa dan cinta

Hidup ini anugrah yang sering  memberikan kita banyak pilihan, terkadang  Hidup ini tidak pernah mudah, tapi tidak sesulit itu. Telah banyak tuntunan bagi kebaikan hidup tapi kita tetap memaksakan cara-cara kita yang telah terbukti hanya menyulitkan diri. 





Kita sering mengimpikan kehidupan yang mapan, matang dalam menghadapi setiap cobaan yang datang. Tapi kita lupa cara terbaik kita dalam  menhadapi hal tersebut. Terkadang ketika kita dihadapi dengan berbagai macam hal kesibukan yang kecil, kita lupa akan sesuatu yang besar.




 Hidup ini terus berlalu, yang menyisakan kisah-kisah menarik yang terkadang membuat kita terdiam dan sedih, kita mencoba menghadapi hidup ini dengan penuh ceria, diatas tekanan hidup yang begitu besar, karena disana kita telah menemukan harapan pada seseorang yang kita cintai. Sakit, ia memang sakit. Karena Harapan itu berakhir pada saat yang tidak tepat, dimana kita telah mnjalin hubungan yang begitu erat,  antar kasih dan sayang yang berbumbu kata-kata cinta. Kini ia membeku dalam ruang hampa yang seakan tak ada udara untuk sbuah khidupan. Luka mendalam dari sebuah daun kecil yang mampu melukai pada saat dimana kebahagiaan dirimu terpancar dari wajah yang tersenyum dan berseri, dalam waktu yang singkat lalu kebahagiaan itu sirna dan berujung dengan air mata. 



Hatimu tak tenang, langkahmu lunglai karena hari-harimu dihantu oleh prasangka-prasangka yang datang dari burung-burung yang tak seharusnya kau ambil. Hubungan bukan saja masalah tentang kehidupan, tetapi juga manyangkut masalah prinsip. Antara hubungan cinta dan teman. Serpihan demi serpihan cinta terasa, kepingan demi kepingan tentang kita teringat, tapi mengapa sampai saat ini kita masih bisa mencintai. 


Andai awan itu tidak ada, pasti langit itu masih indah untuk dipandang. Ketulusan cinta yang polos yg sering membuat kita ingin menarik kata-kata waktu itu, ingin terulang kisah ini namun mustahil untuk itu. Biarkan kita berfokus pada khidupan kita, 


Tapi ma’af, bukan maksud untuk bermain dalam cerita ini, tapi karena cinta yang begita besar, dan rasa bersalah karena gagal mebahagiakanmu, melepasmu karena ingin melihatmu bahagia meskipun sakit, yakin ini adalah sebuah sknario besar dari yang Kuasa, berharap kuatkan diri kita untuk melalui cobaan ini, suatu saat kita bisa besama lagi. biarkan kita merajut hidup kita dan memulai hubungan ini kembali dengan status yang berbeda.