Mimpi

Bermimpilah tentang apa yang ingin kamu impikan, pergilah ke tempat-tempat kamu ingin pergi. Jadilah seperti yang kamu inginkan, kerna kamu hanya memiliki satu kehidupan dan satu kesempatan untuk melakukan hal-hal yang ingin kamu lakukan.

Minggu, 11 Januari 2015

Antara masa dan cinta



Antara masa dan cinta

Hidup ini anugrah yang sering  memberikan kita banyak pilihan, terkadang  Hidup ini tidak pernah mudah, tapi tidak sesulit itu. Telah banyak tuntunan bagi kebaikan hidup tapi kita tetap memaksakan cara-cara kita yang telah terbukti hanya menyulitkan diri. 





Kita sering mengimpikan kehidupan yang mapan, matang dalam menghadapi setiap cobaan yang datang. Tapi kita lupa cara terbaik kita dalam  menhadapi hal tersebut. Terkadang ketika kita dihadapi dengan berbagai macam hal kesibukan yang kecil, kita lupa akan sesuatu yang besar.




 Hidup ini terus berlalu, yang menyisakan kisah-kisah menarik yang terkadang membuat kita terdiam dan sedih, kita mencoba menghadapi hidup ini dengan penuh ceria, diatas tekanan hidup yang begitu besar, karena disana kita telah menemukan harapan pada seseorang yang kita cintai. Sakit, ia memang sakit. Karena Harapan itu berakhir pada saat yang tidak tepat, dimana kita telah mnjalin hubungan yang begitu erat,  antar kasih dan sayang yang berbumbu kata-kata cinta. Kini ia membeku dalam ruang hampa yang seakan tak ada udara untuk sbuah khidupan. Luka mendalam dari sebuah daun kecil yang mampu melukai pada saat dimana kebahagiaan dirimu terpancar dari wajah yang tersenyum dan berseri, dalam waktu yang singkat lalu kebahagiaan itu sirna dan berujung dengan air mata. 



Hatimu tak tenang, langkahmu lunglai karena hari-harimu dihantu oleh prasangka-prasangka yang datang dari burung-burung yang tak seharusnya kau ambil. Hubungan bukan saja masalah tentang kehidupan, tetapi juga manyangkut masalah prinsip. Antara hubungan cinta dan teman. Serpihan demi serpihan cinta terasa, kepingan demi kepingan tentang kita teringat, tapi mengapa sampai saat ini kita masih bisa mencintai. 


Andai awan itu tidak ada, pasti langit itu masih indah untuk dipandang. Ketulusan cinta yang polos yg sering membuat kita ingin menarik kata-kata waktu itu, ingin terulang kisah ini namun mustahil untuk itu. Biarkan kita berfokus pada khidupan kita, 


Tapi ma’af, bukan maksud untuk bermain dalam cerita ini, tapi karena cinta yang begita besar, dan rasa bersalah karena gagal mebahagiakanmu, melepasmu karena ingin melihatmu bahagia meskipun sakit, yakin ini adalah sebuah sknario besar dari yang Kuasa, berharap kuatkan diri kita untuk melalui cobaan ini, suatu saat kita bisa besama lagi. biarkan kita merajut hidup kita dan memulai hubungan ini kembali dengan status yang berbeda.  



Jumat, 02 Mei 2014

UNDA SAMPIT



III MEMILIH SAHAM TERBAIK

1.  ANALISA AWAL
1.1.    TAHUKAH ANDA
Semua orang pasti mengetahui keberadaan tambang emas dipasar saham, tambang itu menunggu untuk ditemukan oleh mereka yang mencarinya. Tapi bagaimana mencarinya? Mau tidak mau kita harus masuk kedalam pasar saham, harus menyelam, mengayak jutaan informasi yang tersedia setiap harinya. Tidak ada yang tau kapan tambang emas ditemukan. Tapi bagi mereka yang berhasil menemukan akan melupakan masa-masa sulit itu.
Diperlukan sebuah analisa untuk memilih dan memilah dengan tepat, bagian ini akan menjelaskan langkah dan pola piker untuk membuat analisa sederhana namun menyeluruh.

1.2.    ANALISAMAKRO
Kerugian akibat penurunan harga disebabkan kesalahan analisa seorang investor pada tahap awal pemilihan. Sebuah analisa yang semprna sebaiknya dilakukan oleh top-down, dari atas kebawah dan bukan sebaliknya.
Analisa top-down selalu diawali dari sisimakro, baru kemudian pada sisimikro. Sisimikro yang dimaksud adalah sisi umum ekonomi dan pasar modal.
Analisa makro yang dibuat tidak perlu mendalam, cukup analisa sederhana saja, cukup memperhatikan kondisi suku bunga perbankan, imflasi dan pertumbuhan produk domestic bruto.

1.3.    ANALISA SEKTORAL
Mengetahui kondisi makro ekonomi dan situasi pasar saham secara umum, analisa dilanjutkan dengan mengetahui sector usaha yang sedang bertumbuh.
Bagaimana mengetahui sector industri yang sedang tumbuh? Tidak sukar, hanya perlu ketelitian, kesabaran, wawasan dan pengetahuan yang luas. Diperlukan pengetahuan yang mengenai siklus dan tahapan dalam sebuah sector industri.

·         ZONA 1 ( TAHAP AWAL)
Awal sebuah bidang usaha baru.
·         ZONA 2 (DEVELOMENT)
Masa pengembangan bagi sebuah sector industri.
·         ZONA 3 (SOPHISTICATION)
Memunculkan perusahaan pemenang dalam sebuah perusahaan.
·         ZONA 4 (MATANG/MATURE)
Menjadi incaran dari banyak perusahaan.
·         ZONA 5 (KEMUNDURAN)
Wilayah kenyamanan bagi setiap perusahaan di dalamnya.

1.4.    CONTOH KASUS
Industri perkebunan saat ini ditandai dengan hutang besar jika dibandingkan dengan asset lancer dan tingkat prifitabilitas yang tcukup bersaing. Kedua hal tersebut menjadi bukti adanya kebutuhan modal yang sangat besar di sector ini. Adanya laba membuat industry tidak lagi berada pada zona pertama.
Focus persaingan adalah pada usaha peningkatan hasil produk melalui perluasan kebun. Penambahan pabrik pengolahan, dan pembelian mesin baru.

1.5.    MEMBELI DIMANA
Siklus industri manakah sebaiknya seorang investor mulai membeli saham? Membeli ketika perusahaan ketika pertama kali muncul (zona pertama) atau saat persaingan sengit sedang terjadi (zona kedua) sangatlah beresiko. Mamang benar jika perusaan yang dipilih menjadi besar. Membeli sangat berbeda dengan judi. Tidak ada kepastian dalam permainan judi, hanya keberuntungan. Sementara membeli saham adalah sebuah keputusan investasi, dimana keuntunga dapat diraih dengan kesabaran, ketelitian, dan kegigihan seseorang.
Dimana bisa mendapatkan pemenang, pemenang bisa didapatkan pada zona ketiga atau keempat. Pada zona ini sebaiknya seorang investor mulai membeli saham. Tetapi perlu diingat tidak semua saham pada zona ketiga atau keempat harus dibeli, cukup beli yang terbaik, beli pemenang.

2.  PILIHAN YANG TERBAIK
2.1.    TERBAIK
Setiap orang ingin yang terbaik, demikian juga dengan investasi, terlebih dengan investasi pada instrumen pasar saham. Setiap orang yang terlibat tentu ingin memiliki investasi yang terbaik.tapi sayangnya sebagian besar dari mereka tidak siap membayar harga untuk mendapatkan yang terbaik.
2.2.    LAPORAN KEUANGAN
Laporan keuangan terdiri dari tiga bagian utama yaitu laporan neraca, laba rugi, dan arus kas.
·         NERACA
Adalah laporan yang berisi harta, hutang dan modal perusahaan pada saat tertentu.
Harta = Hutang + Modal
·         LABA/RUGI
Adalah laporan yang menyajikan pendapatan dan beban untuk satu periode tertentu.
·         ARUS KAS (CASH FLOW)
Digunakan untuk mengetahui kekayaan dari sebuah perusahaan dan laporan laba rugi berguna untuk mengetahui besarnya keuntungan sebuah perusaan.
Secara umum laporan arus kas terbagi menjadi tiga bagian, yaitu : arus kas aktifitas oprasional, arus kas dari aktivitas investasi, dan arus kas dari aktifitas pendanaan.
2.3.    RASIO KEUANGAN
Tidak semua rasio berguna bagi pasar saham, hanya ada dua saja yaitu ROE dan ROS.
·         ROE = Laba Bersih/Modal
Menggambarkan tingkat pertumbuhan modal perusaan.
·         ROS = Laba usaha/Penjualan
Menggambarkan kemampuan sebuah perusaan menghasilkan keuntungan untuk setiap rupiah penjualan yang dilakukan.

2.4.    MEMBANDINGKAN
Laporan keuangan bebrapa perusaan dalam industri yang sama harus dibandingkan untuk mendapatkan yang terbaik.
·         AQUA – ADES
·         BERILIAN SEKTOR PELAYARAN
Seorang investor yang cerdas tidak akan membiarkan dirinya jatuh cinta kepada sebuah saham, terlebih hanya pernah memperoleh keuntungan besar dari saham tersebut.
2.5.    CHECK LIST LENGKAP
Description: H:\hkl.jpg
Tentunya checklist tersebut akan berkembang, seiriring perjalanan waktu dan bertambahnya pengalaman seorang investor.

3.  IPO, DEVIDEN, DAN KERETA

3.1            MEMBELI KETIKA IPO
IPO adalah sebagai penawaran perdana saham sebuah perusaan kepada publik. Nika anda tertarik memiliki saham IPO, sebaiknya anda membelinya bukan ketika saham tersebut telah diperdagangkan dilantai bursa. Seorang investor lebih baik menghindari pembelian saham ketika IPO. Pembelian saham disaat IPO memiliki risiko yang lebih tinggi, bahkan apabila anda berhasil mendapatkan sedikit saham saat IPO. Adalah lebih bijak menjual saham tersebut pada hari pertama diperdagangkan dibursa.
3.2. UANG DEVIDEN
Merupakan bagian keuntungan dari sebuah perusahaan yang dibagikan kepada pemegang sahamnya. Deviden diberikan hanya oleh perusahaan yang memiliki keuntungan, tentu tidak seluruh perusaan yang memperoleh keuntungan yang memberikan deviden.
Kegunaan deviden bagi seorang investor:
Yang pertama adalah sebagai alat mendapatkan gambaran mengenai kondisi sebuah perusaan.
Ke-dua adalah sebagai pelindung bagi investor ketika pasar saham berada pada masa penurunan atau konsolidasi.
Yang ketiga adalah untu7k mendapatkan kinerja saham yang lebih baik dibandingkan dengan perusahaan lain pada sektor industri yang sama.
Yang keempat adalah menambah nilai dari investasi seorang investor.
3.3.            TERTINGGAL KERETA
Dalam pasar saham sebenarnya tidak ada kata tertinggal kereta, pemilihan keretalah yang penting. Jika anda memilih kereta hanya karena berita fantastis dan sensasional, tanpa mengetahui tujuan tersebut, anda sama saja dengan pemegang saham ADES  saat ini. Karena itu pilihan kereta anda dan jangan pernah takut tertinggal kereta itu.
4.   KEBIJAKAN PEMBELI
              4.1.    MEMBELI SEBUAH INVESTASI
Investasi identik dengan sesuatu yang terbaik dan tidak kompromi dengan alternatif subtitusi lainnya.setelah mendapatkan pilihan terbaik, tiba saatnya membeli. Disini letak keberhasilan yang sesungguhnya. “Keberhasilan sebuah bisnis sangat dipengaruhi oleh hasil negosiasi awal ketika bisnis tersebut dimulai”. Meskipun anda telah mengetahui sebuah investasi terbaik yang harus anda miliki, bukan berarti anda harus membelinya pada harga penawaran berapa pun. Lakukanlah negosiasi, belilah ketika harga sudah murah, dan bersabarlah dengan waktu, ketika anda yakin telah mendapatkan harga terbaik, ambil kesempatan investasi tersebut.
4.2.    KESUKSESAN PEMBELI
Dalam kondisi yang wajar sangatlah mudah dan penuh logika, sangat mustahil menemukan investasi terbaik dengan harga murah. Tapi dalam kondisi tidak wajar sangat mudah mendapatkan hal tersebut.
·         EPS (Earning Per Share)
EPS = Laba Bersih / Jumlah Saham Beredar
·         PER (Price Earning Ratio)
PER = Harga Saham/Laba Per Lembar Saham
4.3.   ANOMALI HARGA
Anomali yang terjadi merupakan kesempatan emas bagi seorang investor yang jeli.
4.4.   WAKTU MEMBELI
Ada tiga strategi yang umum dilakukan investor ketika akan membeli sebuah saham.
·         Dollar Cost Averaging (DCA)
Kemakmuran tidak pernah dibangun dalam waktu satu malam. Terdapat tiga bagian inti dalam strategi DCA yaitu:
-          Membeli saham terbaik
-          Secara Rutin
-          Sejumlah uang tertentu.
·         ANALISA PER
Atrategi ini lebih menitik beratkan perbandingan nilai laba bersih dengan harga saham sebuah perusahaan.
5.   KEBIJAKAN PENJUALAN
             5.1.     SEMUA PASTI BERLALU
Apabila sebuah perusahaan tidak berada dalam kondisi baik selamanya, haruskah kita memiliki sahamnya terus menerus sepanjang waktu? Tentu tidak. Karena tidak ada yang mengetahui masa depan, sebaiknya investor melakukan tindakan hanya berdasarkan fakta yang telah terjadi. Apabila sebuah perusahaan yang dulunya terbaik dan sahamnya telah anda miliki kinerjanya menurun, sebaiknya investor mulai melakukan penjualan atas investasi yang dimiliki.
5.2.  SEBELUM MENJUAL
Menjual sebuah investasi sebaiknya dengan tidak terburu-buru. Apabila kondisi fundamental perusahaan tidak mengalami perubahan, bahkan mengalami pertumbuhan, penurunan harga yang terjadi hanyalah sebuah koreksi sehat bagi saham perusahaan. tetapi apabila laporan keuangan perusaan memperlihatkan hal yang berbeda, terjadi penurunan kerja dan laba usaha, akan lebih baik bagi investor untuk menjual investasi yang telah dimilikinya.
5.3. MENJUAL SEBUAH INVESTASI
Waktu paling ideal untuk menjual sebuah investasi adalah ketika harga berada pada puncak tertingginya.
5.4.           KESIMPULAN
·         Pada kasus ANTM
Kebijakan penjualan dilakukan sebuah investasi yang dimiliki memberikan kinerja yang memburuk dibandingkan kinerja sebelumnya. Faktor kedua adalah investasi tersebut ditawarkan dengan harga mahal hingga tidak ada berminat membeli pada harga tersebut.
·         KASUS SAHAM BLTA
sebuah perusaan telah dimiliki oleh bank dan pemilik obligasi sehingga kepentingan investor selalu menjadi yang terakhir, menjadi lebih baik bagi investor untuk menghindari perusahaan tersebut dan mengalihkan dananya pada perusahaan yang memperlakukan sebagaimana layaknya mitra kerja.
·         KASUS SAHAM TLKM
Penjualan sebuah perusahaan dapat tumbuh sebesar 100% pada suatu waktu. Tatapi seorang investor bijak tentu mengetahui pertumbuhan besar itu tidak akan terjadi untuk waktu yang tidak terbatas. Pada akhirnya sebuah perusahaan menjadi reksasa, gerakannya akan melambat, akan lebih baik untuk investor mengurangi kepemilikannya pada saham tersebut dan mulai mencari alternatif  investasi lainnya.